Berita

Foto/Net

Nusantara

Menag Akan Buka Kongres Ulama Muda Muhammadiyah

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 06:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan membuka secara resmi Kongres Ulama Muda Muhammadiyah (KUMM) di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, pukul 09.00 Wib pagi ini (Selasa, 30/1).

Ketua PP Muhammadiyah Prof. Yunahar Ilyas dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak juga akan menyampaikan pidato pada pembukaan Kongres. Pembukaan ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan angklung oleh santri-santri Muhammadiyah.

Kongres Ulama Muda Muhammadiyah ini diikuti oleh lebih dari 150 peserta. Mereka adalah para dai dan pengasuh pondok pesantren Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia.


Melalui Kongres ini, para Ulama Muda Muhammadiyah tersebut akan bermusyawarah dan merumuskan Tausiyah Politik Kebangsaan terkait dengan kondisi politik Indonesia belakangan ini dalam memasuki tahun politik 2018 dan 2019.

Tausiyah Politik Kebangsaan yang akan dibahas adalah derivasi dari empat Nilai Akhlak Politik Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah yang sudah dirumuskan di Tanwir II  Pemuda Muhammadiyah di Palangkaraya, yang dikenal sebagai Khittoh Kahayan, dengan empat nilai Akhlak politik Kebangsaan. Yaitu Nilai Tauhid, Nilai Ubudiyah, Nilai Maslahat, dan Nilai Dakwah.

Secara spesifik, Tausiyah Politik Kebangsaan yang akan dibahas mendalam oleh seluruh peserta kongres adalah politik uang, hoax, sumber daya alam, nasionalisme atau persatuan Indonesia. Hasil kajian terhadap empat topik tersebut akan disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sejumlah tokoh dan ulama Muhammadiyah juga akan menjadi pembicara dalam acara yang sudah dimulai sejak kemarin tersebut. Antara lain, Prof. Yunahar Ilyas, Prof. Syamsul Anwar, Faturrahman Kamal, L.c., M.A., serta ulama muda Adi Hidayat, L.c., M.A. [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya