Berita

Foto: Setjen DPD RI

Politik

Bertemu HWPL, Oesman Sapta Dukung Deklarasi Perdamaian Dunia

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 16:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua DPD RI, Oesman Sapta, menyatakan komitmennya mendukung usaha perdamaian dunia dan kerukunan umat beragama.

Sikap itu disampaikan Oesman saat menerima kedatangan Ketua Heavenly Culture, World Peace and Restoration of Light (HWPL), Man Hee Lee, di Ruang Delegasi Ketua DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/1). Lee meminta dukungan DPD RI untuk deklarasi perdamaian yang sedang diupayakan organisasinya.

Di tengah pembicaraan, Oesman Sapta mengatakan, perdamaian dunia sebagai isu penting yang harus diwujudkan. Dia sendiri terus mengupayakan perdamaian dan kerukunan umat beragama di Indonesia, termasuk melalui DPD RI.


"Apa yang disampaikan nanti, akan saya bawa ke DPD RI untuk ditindaklanjuti," ucap Oesman, seperti disiarkan Bidang Pemberitaan DPD RI.

Politikus asal Kalimantan Barat itu juga menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara yang peduli akan perdamaian dunia. Salah satu bentuk kepedulian tersebut dibuktikan dengan kehadiran praktisi hukum, Elza Syarief, ke pertemuan HWPL di Korea.

"Untuk perdamaian itu membutuhkan hati. Tanpa hati nurani tidak ada perdamaian. Kami akan menugaskan Ibu Elza untuk terus bekerjasama dengan tuan. Dan kami akan mem-backup 100 persen Ibu Elza," imbuhnya.

Kata Lee, organisasi yang dipimpinnya ditugaskan PBB untuk menyusun draf rencana UU Perdamaian Dunia dan Penghentian Perang Dunia. Karena itu, dia berkeliling dunia untuk mencari dukungan dari para pemimpin negara.

"Kami membutuhkan penghentian perang dan mewujudkan kedamaian dengan membentuk deklarasi dengan pakar hukum. Dan saat ini kami sedang menunggu keputusan dari PBB. Deklarasi ini akan diproklamirkan ke seluruh dunia. Oleh karena itu, kami meminta dukungan dari DPD RI dan Presiden untuk mendukung deklarasi ini," ucapnya.

Perwakilan Indonesia untuk HWPL, Elza Syarief, mengatakan peperangan hanya merugikan kelompok anak-anak dan kaum ibu. Dirinya mengapresiasi Oesman Sapta yang mendukung terciptanya perdamaian dunia.

"Saya mengetahui dengan baik Pak OSO sangat antusias dan peduli pada perdamaian. Saya mendapatkan dukungan penuh dari Pak OSO untuk sama-sama memperjuangkan perdamaian," aku Elza.

Di akhir pertemuan, Oesman Sapta bersama Lee Man Hee menandatangani Perjanjian Perdamaian Dunia. Perjanjian tersebut bertujuan untuk membentuk kerja sama mewujudkan perdamaian dunia dan penghentian perang. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya