Berita

Ilustrasi/Net

Global

Koalisi Pimpinan AS Di Suriah Klaim Bunuh 150 Militan

RABU, 24 JANUARI 2018 | 12:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Koalisi pimpinan Amerika Serikat yang memerangi kelompok militan ISIS mengklaim telah membunuh hampir 150 militan dalam serangan di lembah Euphrates di Suriah tengah. Serangan tersebut dilancarkan akhir pekan kemarin.

Amerika Serikat diketahui telah memberi isyarat kehadiran militer terbuka di Suriah sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencegah kebangkitan ISIS, membuka jalan secara diplomatis untuk kepergian Presiden Suriah Bashar al-Assad dan mengurangi pengaruh Iran.

"Serangan presisi merupakan puncak persiapan intelijen ekstensif untuk mengkonfirmasi markas Isis dan pusat komando dan kontrol di lokasi yang diduduki Isis secara eksklusif di lembah sungai Efrat, yang diperebutkan," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan pekan ini oleh koalisi tersebut seperti dimuat The Guardian.


Serangan tersebut terjadi di dekat As Shafah, Suriah dan menewaskan antara 145 dan 150 militan. Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS (SDF), yang mencakup pejuang Kurdi YPG, membantu dalam pengamatan target. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya