Berita

Singapore Airlines/Net

Global

Selundupkan Emas, Pramugara Singapore Airlines Ditangkap Di New Delhi

RABU, 24 JANUARI 2018 | 09:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang awak kabin maskapai penerbangan Singapore Airlines ditangkap di Bandara Internasional Indira Gandhi, New Delhi awal pekan ini karena kadapatan menyelundupkan emas.

Dimuat Channel News Asia (Rabu, 24/1), pramugara maskapai yang berbasis di Singapura tersebut tertangkap basah menyembunyikan emas seberat 1,05 kilogram bernilai sekitar 64 ribu dolar AS.

"Dia ditangkap dan emas telah disita sesuai Undang-undang Bea Cukai," kata komisaris gabungan dari bea cukai India Anubha Singh.


Seorang juru bicara Singapore Airlines mengkonfirmasi kabar tersebut dan menambahkan bahwa pramugara yang ditangkap beroperasi dengan pesawat SQ402.

"Singapore Airlines akan memberikan kerja sama penuh kepada pihak penyelidik. Kami tidak dapat memberikan rincian awak kapal terkait karena alasan kerahasiaan," begitu keterangan dari pihak Singapore Airlines.

Maskapai ini juga menyatakan bahwa setiap tindakan disipliner terhadap anggota kru akan ditentukan tergantung pada hasil investigasi, berdasarkan pedoman perusahaan yang telah ditetapkan.

Investigasi telah mengungkapkan bahwa pramugara itu berniat menyerahkan emas tersebut ke agen di sebuah hotel terkemuka di Delhi.

"Dia akan mendapatkan 500 dolar Singapura untuk hal ini, " kata seorang pejabat senior.

Dia menambahkan bahwa pramugara itu telah mengenakan barang-barang emas, yakni rantai dan gelang di bawah seragamnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya