Berita

Dahnil-Novel/net

Hukum

Dahnil Simanjuntak: Saya Akan Semakin Keras Mengawasi Polisi!

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 22:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku akan semakin kritis dengan sikap kepolisian terkait penanganan kasus penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Bila harapannya, saya takut mengkritik karena nanti bisa dipanggil lagi dan bisa dikriminalisasi. Dan stop mengkritik. Tidak sama sekali, Saya akan lebih keras mengawasi kinerja polisi," kata Dahnil kepada redaksi, Selasa (23/1).

Menurut Dahni, sikap kritis tersebut ia lakukan karena saya sayangnya kepada lembaga kepolisian dan ingin polisi lebih baik serta bisa dipercaya oleh masyarakat.


"Karena terang saat ini ada distrust terhadap polisi," tegas pendiri Madrasah Antikorupsi.

Solusi yang tetap pihaknya tawarkan, imbuh Dahnil, adalah untuk membantu polisi mengungkap kasus penyiraman Novel Baswedan. Salah satunya ikut mendorong Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

"TGPF nanti beranggotakan tokoh-tokoh yang berani, independent, dapat dipercaya dan memiliki komitmen tinggi terhadap perlawanan korupsi dan HAM," tegas Dahnil.

Dahnil berharap kedepannya, polisi jangan lagi membuat framing jika dirinya hanya mengada-ngada di hadapan publik.

"Polisi bilang 'Dahnil tidak punya fakta cuma asumsi  dan pendapat pribadi saja', ini yang menjadi lucu, seolah mau membangun framing. Jadi fokus saja pada mengejar mereka-mereka yang diduga sebagai pelaku, dan tetap terbuka dengan berbagai kritik," demikian Dahnil. [san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya