Berita

Cho Yoon-sun/CNA

Global

Mantan Menteri Kebudayaan Korsel Dibui Terkait Daftar Hitam Seniman

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 11:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan banding Korea Selatan memenjarakan Mantan Menteri Kebudayaan Cho Yoon-sun selama dua tahun karena perannya dalam membuat daftar hitam 10.000 seniman yang dipandang kritis terhadap pemerintahan presiden Park Geun-hye yang digulingkan.

Cho awalnya dibebaskan pada bulan Juli tahun lalu dan hanya diberi hukuman percobaan. Jaksa kemudian mengajukan banding.

Sebelum menjadi Menteri Kebudayaan pada tahun 2016 Cho adalah penasihat kebijakan untuk Park. Pengadilan mengatakan bahwa masuk akal untuk percaya bahwa Cho telah berkolaborasi dengan Park dalam upaya untuk menghentikan dukungan negara untuk seniman tertentu.


Daftar hitam seniman, yang keberadaannya muncul pada tahun 2016, ditujukan subsidi negara dan dana swasta pada seniman yang dianggap kritis kepada pemerintahan Park.

Banyak yang menyuarakan dukungan untuk partai oposisi, atau telah mengkritik Park dan kebijakannya atau ayahnya, Park Chung Hee.

Daftar tersebut seperti dimuat Channel News Asia, mencakup artis dalam film, teater, tari, musik, seni rupa dan sastra. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya