Berita

Nusantara

Ocehan Di Medsos Bukan Penentu Kemenangan Pilgub Sumut

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 09:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Postingan tentang politik terus meramaikan media sosial jelang Pilgub Sumatera Utara 2018.

Tidak sedikit postingan itu memicu perdebatan antara sesama pendukung pasangan bakal calon. Ada juga yang sekedar mencemooh dengan menyindir bakal pasangan calon tertentu yang memicu perdebatan.

Pengamat sosial dan politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Arifin Saleh Siregar mengatakan berbagai perdebatan dan ocehan politik yang dilontarkan netizen tidak akan memberikan pengaruh besar terhadap kemenangan pasangan bakal calon tertentu.


Pasalnya, komentar dan perdebatan Pilgub Sumut hanya berada pada level masyarakat menengah.

"Masyarakat di akar rumput itu tidak akan termakan oleh perdebatan di media sosial. Metode pendekatan kepada mereka masih tetap sama yakni pendekatan secara personal," ujar Arifin seperti dilansir dari RMOLSumut.com, Selasa (23/1).

Dia menjelaskan, kalangan netizen merupakan golongan masyarakat kategori menengah ke atas yang paham teknologi. Dari sisi jumlah mereka masih kalah jauh dibandingkan dengan kalangan masyarakat akar rumput yang dikategorikan kalangan menengah ke bawah.

Selain itu, Arifin sangat yakin bahwa kepedulian untuk memberikan suara pada Pilgub Sumut masih didominasi oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah.

"Sedangkan kalangan menengah ke atas mereka bahkan sangat malas memberikan suara di pilkada, karena mereka terlalu banyak pertimbangan sebelum memberikan suara," tutupnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya