Berita

Salah satu aksi pengunjuk rasa/Al Jazeera

Dunia

Satu Tahun Kepemimpinan Trump, Perempuan Didorong Berperan Lebih Dalam Politik

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 09:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan orang mengambil bagian dalam demonstrasi perempuan di seluruh Amerika Serikat akhir pekan kemarin. Aksi tersebut dilakukan sebagai peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Donald Trump.

Demonstrasi yang mengangkat tema "Power to the Polls" itu secara simbolis mendorong agar ada lebih banyak kandidat perempuan yang mencalonkan diri sebagai presiden sekaligus untuk memprotes kebijakan Trump.

Para perempuan tersebut mendorong awal era baru dalam aktivisme politik perempuan dan menyuarakan agar ada lebih banyak perempuan untuk terlibat dalam politik di tingkat lokal dan nasional.


"Apa yang Anda lihat satu tahun ke dalam kepresidenan Trump adalah perasaan bahwa wanita tidak memiliki kursi," kata salah satu pengunjuk rasa.

"Tujuan bagi banyak pemrotes saat ini adalah untuk mendapatkan wanita, terutama wanita kulit berwarna, terlibat dalam politik. Itu tidak berarti hanya mendaftar untuk memilih, tapi juga aktif dalam politik, jadi mencalonkan diri untuk dewan sekolah atau bahkan Kongres AS," kata pengunjuk rasa lainnya.

Pengunjuk rasa lainnya juga menyebut bahwa gagasan menunjukkan kemarahan dan frustasi atas kebijakan Trump bukan satu-satunya solusi. Cara untuk mengubah kebijakan itu adalah mendorong perempuan untuk menduduki lebih banyak posisi penting pengambil keputusan.

Aksi unjuk rasa akhir pekan kemarin terjadi di Cleveland, Richmond, Virginia, Philadelphia, New York, Austin, Texas dan sejumlah tempat lainnya.

Demonstrasi tersebut berlangsung tepat satu tahun setelah Trump menjabat, dan satu hari sebelum hari kelahiran March of Women, sebuah demonstrasi berskala besar di seluruh dunia untuk hak asasi manusia.

Aksi tersebut merupakan tanggapan atas pernyataan yang dibuat Trump sebelum pelantikannya yang menurut para pemrotes bertentangan dengan hak-hak perempuan, diskriminatif dan ofensif. Demikian seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya