Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Kick Boxing Indonesia Ingin Jadi Anggota KONI

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 07:33 WIB | LAPORAN:

Setelah terbentuk Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia periode 2018-2022, pengurus di bawah kepemipinan Ngatino menggelar Musyarawah Nasional (Munas) I di kawasan Kemayoran, Jakarta, Minggu malam (21/1).

Munas I PP KBI dihadiri 28 pengprov dari 34 provinsi. Dalam Munas I KBI tersebut beberapa agenda kerja pun diapungkan. Di antaranya, selain mengesahkan pengurus periode 2018-2022, juga disepakati akan menggelar Kejurnas dan Kejurnas Internasional dalam waktu dekat ini di Jakarta. Selain itu, pembinaan atlet-atlet muda menuju prestasi puncak juga menjadi fokus.

"Itu beberapa program kerja yang kami bahas. Yang pasti kepengurusan sudah disepakti dan disahkan. Mengapa saya tertarik memimpin PP KBI ini karena selama ini belum ada induk organisasi Kick Boxing. Sementara di Indonesia, terutama di Jakarta begitu banyak gym-gym, di mana terdapat beberapa atlet-atlet potensial. Terdorong keinginan para atlet dan mantan atlet yang kebetulan anak-anak muda, mereka membutuhkan sebuah wadah. Itu sebabnya , saya pun memfasilitasi dan merasa terpanggil," jelas Ngatino yang didampingi Sekjen PP KBI Bambang S.


Ke depan, kata Ngatino, PP KBI berkeinginan menjadi anggota KONI Pusat. "Tentu tidak mudah karena sesuai AD/ART KONI Pusat harus memiliki minimal 10 pengprov. Itu sudah kita penuhi. Kemudian, selama tiga tahun berturut-turut harus mampu menggelar Kejurnas. Ya, mudah-mudahan, kita bisa menjadi anggota KONI Pusat," harap Ngatino.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas KBI Yani Mandey mengatakan, bahwa keberadaan PP KBI ini sudah mendapat restu dan diakui oleh World Association Kick Boxing Organization (WAKO). Buktinya, kita menghadirkan Presiden WAKO untuk Asia-Pasifik Alberth Liem, kata Yani.

"Beliau sengaja datang Malaysia dan hadir pada acara Munas KBI ini. Beliau ingin melihat langsung  acara Munas yang kita gelar. Kami berharap, ke depan, bisa bekerjasama dengan semua pihak dan mampu menjalankan organisasi ini dengan baik. Sehingga pembinaan atlet-atlet bisa berjalan," tegas Yani.[wid] 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya