Berita

Mark Zuckerberg/BBC

Dunia

Basmi Hoax, Facebook Segera Gunakan Survei Untuk Berita Terpercaya

SABTU, 20 JANUARI 2018 | 13:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Facebook mengumumkan akan memprioritaskan sumber berita yang dianggap lebih dapat dipercaya di News Feed-nya.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa komunitas jaringan sosial akan menentukan outlet mana yang dapat diandalkan melalui penggunaan survei pengguna.

Pendiri dan CEO Mark Zuckerberg mengatakan bahwa konten berita akan segera menghasilkan sekitar 4% dari jumlah yang muncul di News Feeds People, turun dari 5% sebelumnya.


Langkah tersebut merupakan usaha terbaru dari perusahaan untuk memadamkan penyebaran berita palsu atau hoaks dan propaganda palsu di jaringan.

"Kami bisa mencoba membuat keputusan itu sendiri, tapi itu bukan sesuatu yang nyaman bagi kami," kata Zuckerberg seperti dimuat BBC.

"Kami mempertimbangkan untuk meminta pakar dari luar, yang akan mengambil keputusan dari tangan kami tapi kemungkinan tidak akan menyelesaikan masalah objektivitas atau kami bisa bertanya kepada Anda, masyarakat," sam\bungnya.

Pengguna akan ditanyai mengenai apakah mereka mengenali sumber berita dan apakah mereka mempercayainya,

"Ada terlalu banyak sensasionalisme, kesalahan informasi dan polarisasi di dunia saat ini," tulis Zuckerberg sambil menambahkan bahwa hal itu adalah tantangan untuk Facebook.

"Media sosial memungkinkan orang menyebarkan informasi lebih cepat dari sebelumnya, dan jika kita tidak secara khusus mengatasi masalah ini, maka kita akhirnya memperkuatnya," sambungnya.

Sistem peringkat berita pertama akan diuji hanya untuk pengguna berbasis di Amerika Serikat, dan hasil survei tidak akan dipublikasikan. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya