Berita

Sisi/Reuters

Global

Presiden Mesir Pastikan Maju Pemilu Tahun Ini

SABTU, 20 JANUARI 2018 | 11:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi memastikan bahwa dia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua dalam sebuah pemilihan pada bulan Maret mendatang.

"Hari ini, saya katakan terus terang dan transparan bahwa saya harap Anda mengizinkan dan menerima pencalonan saya untuk jabatan presiden," kata Sisi pada kerumunan pendukung yang bersorak-sorai (Jumat, 19/1).

Dalam pengumuman di televisi tersebut, Sisi mencatatkan prestasi Mesir selama masa jabatan pertamanya, termasuk pemulihan keuangan yang baru lahir setelah bertahun-tahun mengalami gejolak politik dan ketidakstabilan ekonomi.


"Membangun negara membutuhkan waktu 16 sampai 20 tahun, saya berusaha menyelesaikannya dalam 8 tahun, Insya Allah," kata Sisi.

Selama menjabat Sisi sendiri dinilai telah membawa stabilitas ke negara tersebut, namun para kritikus mengatakan bahwa popularitasnya telah terkikis oleh reformasi ekonomi yang sulit yang telah menghantam mata pencaharian orang-orang dan dengan tindakan keras terhadap para pembangkang.

Para pendukungnya di sisi lain mengatakan bahwa tindakan diperlukan untuk menjaga agar negara tetap stabil karena menghadapi tantangan keamanan termasuk serangan oleh militan Islam di wilayah Sinai Utara.

Pemilu di Mesir sendiri akan diadakan pada 26-28 Maret untuk putaran pertama, dengan pemungutan suara pada tanggal 24-26 April jika tidak ada kandidat yang menang lebih dari 50 persen. Kandidat akan mendaftar dari 20 sampai 29 Januari. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya