Berita

Emirates/Net

Global

Emirates Borong 36 Unit Airbus A380

SABTU, 20 JANUARI 2018 | 07:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Masakapai penerbangan yang berbasis di Dubai, Emirates, menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk pembelian hingga 36 unit pesawat Airbus A380 tambahan.

MoU tersbut diteken oleh Chairman dan Chief Executive Emirates Airline dan Group HH Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum dan Chief Operating Officer Customers Airbus Commercial Aircraft John Leahy pekan ini.

Kedua belah pihak menandatangani perjanjian senilai total 16 miliar dolar AS di kantor pusat Emirates di Dubai. Komitmen tersebut mencakup pembelian 20 unit A380 serta opsi untuk menambah 16 unit lainnya dengan jadwal pengiriman yang akan dimulai pada tahun 2020.


 â€œAirbus A380 telah menjadi salah satu rahasia kesuksesan Emirates. Pelanggan menyukainya dan kami dapat menggunakannya pada berbagai rute penerbangan, sehingga memberikan kami fleksibilitas dalam hal jarak dan kombinasi jumlah penumpang," kata Sheikh Ahmed seperti keterangan yang diterima redaksi.

“Beberapa dari A380 tambahan yang kami pesan nantinya akan kami gunakan sebagai armada pengganti," sambungnya,

Emirates sendiri diketahui menerima unit A380 pertamanya pada Juli 2008 dan telah menerima unit ke-100 pada 3 November 2017 di Hamburg, Jerman.
 
Airbus A380 memainkan peranan penting untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Hal ini berkat kemampuannya mengangkut lebih banyak penumpang dengan lebih sedikit armada, sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas penerbangan di bandara-bandara yang sibuk. A380 juga merupakan solusi terbaik untuk menjawab semakin tingginya tingkat lalu lintas udara yang berlipat ganda setiap 15 tahun. A380 dapat menempuh 15.200 kilometer tanpa henti dan menampung 575 penumpang dalam 4 kelas.
 
Hingga saat ini, lebih dari 200 juta penumpang telah menikmati pengalaman terbang unik bersama A380. Setiap dua menit, sebuah A380 lepas landas atau mendarat di satu dari 240 bandara di seluruh dunia. Airbus telah mengirimkan 222 unit A380 ke 13 maskapai hingga hari ini. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya