Berita

Jeddah Tower/Net

Global

Pesaing Burj Khalifa Di Saudi Dipastikan Dibuka 2020

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi tengah mempersiapkan ikon megah terbaru yang rencananya akan dirilis tahun 2020 mendatang.

Ikon tersebut adalah bangunan tertinggi di dunia yang didirikan di padang pasir. Bangunan yang disebut dengan Menara Jeddah itu rencananya akan dibangun setinggi 3.280 kaki di Arab Saudi.

Bila berhasil berdiri, maka Menara Jeddah akan mengalahkan Burj Khalifa, ikon Dubai yang dinobatkan sebagai gedung pencakar langit tertinggi di dunia setinggi 236 kaki. Pembangunan menara ini diperkirakan menelan biaya hingga 1,4 miliar miliar dolar AS.


Menara itu sendiri saat ini masih dalam pembangunan di Jeddah. Menara ini akan menjadi permata mahkota Jeddah Economic City, sebuah proyek komersial dan residensial seluas 57 juta kaki persegi yang akan menampilkan rumah, hotel dan kantor, serta tempat-tempat wisata.

Namun demikian proyek ini tidak selalu berjalan mulus karena sempat terjadi berbagai penundaan sejak konstruksi dimulai pada tahun 2013.

Sejak November 2017, dua pendukung proyek paling menonjol Pangeran Arab Saudi Al-Waleed bin Talal, seorang investor dan pengusaha yang produktif, dan Bakr Bin Laden, ketua perusahaan konstruksi Jeddah Tower Bin Laden Group terjebak dalam pembersihan anti-korupsi kerajaan tersebut, yang menyebabkan penangkapan puluhan orang karena tuduhan korupsi.

Perusahaan Ekonomi Jeddah, pengembang di balik gedung pencakar langit, bagaimanapun, telah mengkonfirmasi kepada CNN bahwa proyek tersebut akan selesai pada tahun 2020, sesuai jadwal. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya