Berita

Donald Trump/Net

Global

Trump Kantongi Penerimaan Masyarakat AS Terendah Di Tahun Pertama Menjabat

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 12:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengantongi membungkus satu tahun menjabat di Gedung Putih dengan nilai penerimaan rata-rata terendah dari warga Amerika Serikat.

Menurut polling oleh Gallup terbaru yang dirilis pekan ini, Trump hanya memiliki rata-rata 39 persen persetujuan dari masyarakat sejak resmi dilantik.

Penerimaan rendah sebelumnya dipegang oleh mantan Presiden Bill Clinton, yang rata-rata tahun pertama berada 10 poin lebih tinggi dari pada Trump, yaitu 49 persen.


Survei terbaru menunjukkan kebanyakan orang Amerika memandang Trump sebagai sosok yang memecah belah dan bahkan mempertanyakan kebugarannya untuk mengemban jabatan tersebut.

Peringkat persetujuan Trump saat ini dalam jajak pendapat mingguan Gallup sebanding dengan nilai rata-ratanya yakni 38 persen, dengan 57 persen mengatakan bahwa mereka tidak setuju.

Tingkat penerimaan yang rendah di tahun pertama menjabat seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk seorang presiden Amerika Serikat.

Warga Amerika Serikat biasanya memberi presiden baru mereka waktu untuk menangani urusan negara.

Walau bagaimanapun, titik terendah Trump dalam polling mingguan Gallup, yakni 35 persentetap lebih tinggi daripada beberapa presiden sebelumnya. Truman, Richard Nixon dan Jimmy Carter semua memiliki rating mereka turun di bawah 30 persen. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya