Berita

Bendera Korea Bersatu/Net

Global

Korut-Korsel Akan Berbaris Satu Bendera Dalam Olimpiade

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara dan Korea Selatan sepakat untuk berbaris bersama di bawah satu bendera "Korea Bersatu" di Olimpiade Musim Dingin bulan depan di Pyeongchang, Korea Selatan.

Kedua negara itu juga sepakat untuk menggelar tim hoki es wanita gabungan dalam pertandingan di Olimpiade tersebut. Ini akan menjadi kali pertama para atlet dari kedua Korea telah berkompetisi bersama di tim yang sama di Olimpiade.

Jika rencananya terealisasi, delegasi Korea Utara yang beranggotakan ratusan orang, termasuk 230 pemandu sorak, 140 musisi orkestra dan 30 atlet taekwondo, dapat menyeberang ke Selatan melalui perbatasan darat untuk menghadiri Olimpiade Musim Dingin.


Ini berarti pembukaan jalan lintas perbatasan untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun.

Korea Utara juga telah sepakat untuk mengirim delegasi 150 anggota yang lebih kecil ke Paralimpiade pada bulan Maret.

Kesepakatan tersebut harus disetujui oleh pertemuan Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss, pada hari Sabtu pekan ini, karena Korea Utara telah melewatkan tenggat waktu pendaftaran atau gagal lolos.

Keputusan itu merupakan hasil pembicaraan langka di desa gencatan senjata Panmunjom yang dilakukan delegasi dua negara sejak beberapa pekan terakhir.

Ini adalah pembicaraan tingkat tinggi pertama antara kedua negara tetangga itu yang digelar setelah lebih dari dua tahun terakhir vakum.

Dimuat BBC, langkah ini juga menandai mencairnya hubungan kedua negara yang pada tahun lalu diliputi dengan ketegangan.

Olimpiade sendiri akan berlangsung antara 9 dan 25 Februari di Pyeongchang di Korea Selatan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya