Berita

Foto/Net

Politik

Anies Pembela Rakyat Kecil

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 00:35 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

GEMBONG Warsono bilang, Anies mencitrakan diri sebagai pembela wong cilik. Gembong gundah. Resah. Blingsatan. Jenggotnya kebakar.

Anies memang pembela rakyat kecil. No Doubt. Dia lawan konglomerasi reklamasi. Anies pro keputusan Mahkamah Konstitusi membatalkan Perda Larangan Motor di jalan Jend. Sudirman-Thamrin.

Alasannya, ada 470.000 transaksi UMKM beroperasi di sekitar jalan Jend. Sudirman-Thamrin. Jasa antar makanan sepenuhnya butuh kendaraan roda dua. Perda itu merugikan pengusaha kecil. Di sini, Anies semakin jelas berpihak ke wong cilik.


"Everyone has the right to be stupid on occasion, but Comrade Macdonald abuses the privilege," kata Leon Trotsky.

Saya harap Mr Gembong tidak kelamaan berburuk sangka kepada Anies Baswedan. Takutnya, publik mengganti Comrade Macdonald menjadi "Gembong".

Anies kerja cepat. Bereskan 16 Kampung. Termasuk kisruh Kampung Aquarium pasca digusur Ahok. Nggak sampai tiga bulan setelah dilantik, program shelter mulai dikerjain.

Anies jelas dekat dengan rakyat. No boundaries. Semua orang diterima. Melihat Anies, saya jadi ingat omongan Che Guevara. Dia bilang, "How easy it is to govern when one follows the system of consulting the will of the people and one holds as the only norm all the actions which contribute to the well being of the people."

Kritik soal izin becak berasal dari informasi half-truth. Anies hanya mengizinkan becak beroperasi di beberapa lingkungan. Nggak pernah ada bayangan menghadirkan becak di jalan-jalan protokol yang macet. Jadi nggak usah diplintir-plintir rencana izin becak itu.

Kritik pedas hanya keluar dari OKB dan Anies' haters. Wong cilik sepakat. Tanya saja Rasdullah, presidennya penarik becak.

Rakyat miskin cuma punya kebebasan. N' itu sering dilenyapkan penguasa. By order dari golongan borjuis. Padahal, seperti kata Ho Chi Minh, "Nothing is more precious than independence and liberty".

Gembong dan antek-antek OKB bisa ngoceh apa saja. Bikin puluhan meim ngeledek Anies. Tapi saya yakin Anies nggak akan goyang. Dia punya klir mind. Gagasannya jernih. Tak akan pudar oleh serangan.

Seperti kata Leon Trotsky, "Ideas that enter the mind under fire remain there securely and for ever". [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya