Berita

Ilustrasi/Net

Global

Survei: Semakin Banyak Warga Rusia Yang Percaya Akhirat

RABU, 17 JANUARI 2018 | 14:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah orang Rusia yang percaya pada akhirat mengalami peningkatan secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh pollen independen yang telah ditunjukkan oleh Levada Center menemukan bahwa saat ini empat dari 10 orang Rusia berpandangan bahwa hidup tidak berakhir dengan kematian.

Sebagai perbandingan, dalam survei yang sama tahun 2008 lalu, hanya sekitar sepertiga responden yang memiliki kepercayaan semacam itu. Sedangkan pada akhir 2017 jumlahnya melonjak menjadi 42 persen.


Dalam survei yang sama juga ditemukan bahwa warga Rusia semakin mengembangkan keyakinan bahwa kerabat almarhum mereka dapat mempengaruhi kehidupan orang-orang hidup.

Menurut Pusat Levada, jumlah orang yang percaya akan pengaruh tersembunyi dari keluarga mereka yang berpenyakit dalam kehidupan mereka meningkat 10 persen sejak 2008, tumbuh dari 28 menjadi 38 persen.

Survei tersebut menunjukkan bahwa orang-orang religius umumnya lebih cenderung percaya pada alam akhirat. Namun, bahkan orang-orang tak beragama saat ini juga mulai meyakini hal semacam itu.

Menurut Levada, 10 persen dari mereka yang mendefinisikan diri mereka sebagai atheis atau mengatakan bahwa mereka tidak mengikuti agama apapun juga percaya akan keberadaan surga dan neraka serta adanya mukjizat agama.

Dimuat Russia Today, jajak pendapat tersebut dilakukan oleh Levada Center pada pertengahan Desember dan melibatkan 1.600 orang dari 48 wilayah Rusia. Survei serupa dilakukan oleh lembaga tersebut pada tahun 2008 dan 1998. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya