Berita

Wilayah Yaman yang hancur/Net

Global

UNICEF: 5.000 Anak Tewas Dalam Perang Yaman Sejak 2015

RABU, 17 JANUARI 2018 | 10:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 5.000 anak-anak telah terbunuh dalam perang Arab Saudi terhadap Yaman sejak Maret 2015 lalu.

Begitu laporan dari badan anak-anak PBB, UNICEF pekan ini.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa perang Saudi telah membunuh rata-rata lima anak setiap hari sejak Maret 2015.


Bukan hanya itu, perang juga telah menyebabkan setidaknya dua juta anak-anak Yaman juga tidak sekolah, dan 400 ribu lainnya menderita kekurangan gizi.

UNICEF juga melaporkan bahwa lebih dari tiga juta anak lahir sejak serangan dimulai. Semuanya menanggung dampak dari kekerasan, pemindahan, penyakit, kemiskinan, kekurangan gizi dan kurangnya akses terhadap layanan dasar yang terjadi di Yaman akibat perang.

"Seluruh generasi anak-anak di Yaman tumbuh tanpa mengetahui apapun kecuali kekerasan. Anak-anak di Yaman menderita akibat perang yang menghancurkan yang tidak mereka buat," kata perwakilan UNICEF di Yaman, Meritxell Relano.

"Malnutrisi dan penyakit merajalela saat jatuhnya layanan dasar. Mereka yang bertahan cenderung membawa bekas luka fisik dan psikologis selama sisa hidup mereka," tambahnya seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya