Berita

Israel, Palestina/Net

Global

AS Tahan Setengah Bantuan Untuk Palestina

RABU, 17 JANUARI 2018 | 08:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat resmi menahan lebih dari separuh cicilanyang ditujukan untuk badan bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA).

Total bantuan yang diberikan seharusnya 125 juta dolar AS. Namun negeri Paman Sam hanya akan menggelontorkan dana 60 juta dolar AS ke UNRWA dan akan menahan 65 juta dolar AS lainnya.

"Ini tidak ditujukan untuk menghukum siapapun," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert seperti dimuat BBC.  


Dia mengatakan kepada wartawan bahwa hal itu disebabkan keinginan Amerika Serikat untuk melihat reformasi di badan tersebut.

Keputusan tersebut diambil dua minggu setelah keluhan Presiden Trump bahwa Amerika tidak menerima penghargaan atas bantuannya. Amerika Serikat sendiri merupakan negara penyumpang 30 persen bantuan ke UNRWA.

Seorang pejabat PBB mengatakan bahwa tindakan tersebut akan berdampak buruk bagi ratusan ribu orang yang rentan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya