Berita

Bill Gates/Net

Global

Ini Alasan Bill Gates Lunasi Utang Nigeria Ke Jepang

RABU, 17 JANUARI 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Yayasan amal milik Bill Gates, yakni Bill and Melinda Gates Foundation sepakat untuk membayarkan utang Nigeria ke Jepang pekan ini.

Yayasan tersebut mengumumkan akan menanggung utang senilai 76 juta dolar AS untuk Nigeria.

Nigeria awalnya mengambil pinjaman pada tahun 2014 dan pembayaran akan dimulai tahun ini dan akan dilunasi dalam jangka waktu 20 tahun ke depan. Namun Bill Gates melalui yayasan tersebut sepakat untuk membantu melakukan pelunasan lebih cepat.


Pinjaman tersebut merupakan bagian dari Overseas Development Assistance (ODA) yang diberikan oleh pemerintah Jepang pada tahun 2014 untuk meningkatkan usaha pemberantasan polio.

Dimuat The Independent, Gates Foundation setuju untuk membayar pinjaman tersebut atas nama Nigeria setelah negara tersebut mencapai lebih dari 80% cakupan vaksinasi setidaknya dalam satu putaran setiap tahun di area risiko yang sangat tinggi di 80% pemerintah daerah daerah.

Nigeria sendiri telah menyelesaikan setahun penuh pada tahun 2017 tanpa kasus polio yang dilaporkan.

"(Bill Gates) dengan senang hati melunasi pinjaman tersebut kepada Pemerintah Jepang berkat kepemimpinan yang kuat dari pemerintah Nigeria dalam pemberantasan polio," kata Paulin Basinga, Country Director Nigeria untuk Bill dan Melinda Gates Foundation

Namun, Basinga mengingatkan bahwa meski negara tersebut belum melihat kasus polio lebih dari satu tahun, masih ada risiko berkelanjutan karena virus tersebut belum sepenuhnya diberantas.

Menengok Nigeria enam tahun yang lalu, negara tersebut  menyumbang hampir setengah dari semua kasus polio. Namun dengan langkah agresif pemerintah Nigeria untuk mengakhiri wabah, tahun lalu tak ada laporan kasus polio di negara tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya