Berita

Tentara AS di antara tentara Afghanistan/RT

Global

Pentagon Segera Kirim 1.000 Pasukan Baru Dan Pesawat Tak Berawak Ke Afghanistan

SABTU, 13 JANUARI 2018 | 08:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pentagon berencana menempatkan sekitar 1.000 penasehat tempur baru ke Afghanistan sebagai bagian dari operasi yang direncanakan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam waktu dekat ini.

Pada awal Februari, anggota brigade bantuan pasukan keamanan Angkatan Darat dari Fort Benning, Georgia, akan dikirim untuk bekerja sebagai penasihat tempur Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan. Penyebaran mereka akan membawa jumlah personil Amerika di negara ini menjadi sekitar 14.000 orang.

Pejabat militer Amerika Serikat yang tak disebutkan namanya mengatakan kepada Wall Street Journal dan dimuat ulang Russia Today bahwa Pentagon berharap dapat secara dramatis meningkatkan kehadiran militer Amerika di Afghanistan pada musim semi, ketika "musim pertempuran" dimulai.


Dengan operasi melawan kelompok militan ISIS yang berkelok-kelok di Suriah dan Irak, militer Amerika Serikat juga berencana untuk mengirim lebih banyak helikopter, kendaraan darat, artileri dan peralatan lainnya ke Afghanistan.

Sejumlah armada bersenjata dan tidak bersenjata juga akan dikirim ke negara tersebut, yang akan memberi para penasihat Amerika Serikat dukungan udara, serta intelijen, pengawasan dan pengintaian.

Presiden Trump mengumumkan pada bulan Agustus tahun lalu bahwa 3.000 sampai 4.000 tentara lagi akan dikirim ke Afghanistan dalam upaya untuk akhirnya mencetak kemenangan yang menentukan dalam sebuah perang yang telah berlangsung selama lebih dari lima belas tahun di negara tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya