Berita

Jeff Bezos dan MacKenzie Bezos/Net

Global

CEO Amazon Sumbang 33 Juta Dolar Untuk Beasiswa Anak Imigran Tak Berdokumen Di AS

SABTU, 13 JANUARI 2018 | 07:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

CEO Amazon Jeff Bezos dan istrinya, MacKenzie Bezos menyumbangkan 33 juta dolar AS untuk dana beasiswa bagi imigran tak berdokumen yang dibawa ke Amerika Serikat sebagai anak-anak.

Ini adalah hibah terbesar yang pernah dilakukan dalam sejarah organisasi.

Program beasiswa untuk anak-anak imigran tak berdokumen itu disebut dengan TheDream.US. Itu adalah program beasiswa terbesar di Amerika Serikat untuk peserta program Tindakan Penangguhan untuk Kedatangan Anak (DACA) yang dibuat di era Obama. Para imigran itu sering disebut "Pemimpi" atau "Dreamers".


Beasiswa ini membantu para Pemimpi yang mungkin tidak mampu membayar kuliah dan sekolah. Pasalnya, imigran yang tidak berdokumen tidak memenuhi syarat untuk hibah federal atau pinjaman dari pemerintah.

Melihat hal tersebut, Bezos yang memiliki kekayaan bersih sekitar 108 miliar dolar AS menurut Bloomberg Billionaires Index dan merupakan orang terkaya di dunia saat ini, simpati dan akan mendanai beasiswa perguruan tinggi untuk 1.000 penerima DACA.

Presiden TheDream.US Candy Marshall menyebut sumbangan Bezos merupakan hadiah yang luar biasa.

"Ini adalah dorongan bagi siswa Dreamer pada saat beberapa orang mempertanyakan apakah mereka seharusnya berada di Amerika Serikat sama sekali," katanya pada Jumat (12/1).

"Kami akan mengundang siapa saja yang mempertanyakan nilai Pemimpi untuk datang menemui beberapa siswa kami," tambahnya seperti dimuat Time. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya