Berita

Stanislava Monstvilene/RT

Global

Wanita Lithuania Ini Klaim Tumor Otaknya Sembuh Karena Diet Pasir

SABTU, 13 JANUARI 2018 | 07:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wanita paruh bawa asal Lithuania, Stanislava Monstvilene mengaku dia hidup dengan hanya makan pasir demi memperbaiki kesehatannya.

Wanita berusia 70 tahun itu mengklaim bahwa dia telah hidup lebih dari satu dekade dengan tidak mengkonsumsi apa-apa selain pasir. Dia mengklaim bahwa hal itu telah membantunya menyembuhkan penyakit tumor otak yang dideritanya.

"Saya mengalami tumor otak stadium akhir. Mereka bilang  aku tidak akan bertahan lama. Tingkat hemoglobin saya adalah 60 (sekitar lima kali lipat dari rentang normal), "kata Monstvilene.


"Saya lewat dan begitu sebuah ide muncul di benak saya, mengambil pasir dan memakannya. Untuk pertama kalinya saya tersedak tapi kemudian saya terbiasa dengan itu," sambungnya seperti dimuat Russia Today.

Seiring waktu berlalu, wanita tersebut tidak hanya terbiasa dengan diet barunya, dia malah mengalami kecanduan untuk mengkonsumsi pasir itu.

Namun demikian, kendtai belum diuji secara ilmiah dan medis, menurut terapis Liliana Vaishvilene, yang mengamati Monstvilene untuk sementara waktu, kesehatannya semakin membaik. Monstvilene sendiri berhenti secara teratur untuk bertemu dokter beberapa tahun yang lalu.

"Dia punya darah bagus. Kami memeriksanya beberapa waktu yang lalu, tapi selama beberapa tahun terakhir dia belum mengunjungi dan belum mengajukan permohonan bantuan medis," kata Vaishvilene. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya