Berita

Angelina Jolie dan anak adopsinya/BBC

Global

Ethiopia Larang Adopsi Anak Oleh Warga Asing

KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 07:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ethiopia awal pekan ini resmi melarang adopsi anak-anak oleh orang asing di tengah kekhawatiran mereka menghadapi pelecehan dan pengabaian di luar negeri.

Ethiopia diketahui adalah salah satu negara sumber terbesar untuk adopsi internasional oleh warga Amerika Serikat dengan presentase 20 persen.

Tercatat sejak tahun 1999 lalu, lebih dari 15.000 anak-anak Etiopia telah diadopsi di Amerika Serikat. Banyak juga yang dibawa ke negara-negara Eropa seperti Spanyol, Prancis dan Italia.


Selebriti Brad Pitt dan Angelina Jolie termasuk di antara mereka yang pernah mengadopsi anak-anak dari Ethiopia.

Namun pada tahun 2013 lalu ada kasus di mana pasangan Amerika Serikat dihukum karena membunuh seorang gadis Ethiopia yang diadopsi.

Kasus tersebut memicu perdebatan tentang adopsi asing di Ethiopia sendiri. Selain itu, proses adopsi di Ethiopia juga menghadapi pertanyaan serius dengan kelompok hak asasi manusia yang mengatakan bahwa mereka rentan terhadap penyalahgunaan oleh pedagang manusia yang menganggapnya sebagai pasar yang menguntungkan.

Dimuat BBC, anggota parlemen sekarang mengatakan anak yatim dan anak-anak rentan lainnya harus dirawat di bawah mekanisme pendukung yang tersedia secara lokal untuk melindungi mereka.

Namun beberapa anggota parlemen mengatakan bahwa negara tersebut memiliki layanan lokal yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang rentan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya