Berita

Global

Dilecehkan Dan Diperbudak, Ribuan Warga Nigeria Dipulangkan Dari Libya

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 09:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nigeria memulangkan ribuan warganya dari Libya yang menghadapi pelanggaran berat seperti pemerkosaan dan perbudakan saat mereka berusaha mencapai Eropa melalui negara Afrika Utara yang dilanda perang tersebut.

Banyaj warga Nigeria yang diketahui terjebak di Libya saat hendak menyeberang ke Italia melalui laut. Namun mereka dihentikan oleh faksi-faksi bersenjata lokal dan penjaga pantai Libya.

Pejabat Nigeria dalam sebuah misi pencarian fakta ke Libya mengungkapkan fakta yang ditemui di lapangan.


"Mereka berbicara tentang berbagai pelecehan sistematis, endemik, dan eksploitasi dari semua jenis," kata Menteri Luar Negeri Nigeria Geoffrey Onyeama.

"Jelas ada kepentingan yang ingin menyimpan sebanyak mungkin dari mereka karena mereka adalah komoditas," sambungnya.

Sebagai informasi, warga negara Nigeria telah menjadi kelompok terbesar di antara migran Afrika yang bepergian ke Libya demi menyeberangi Laut Mediterania ke Eropa.

Pemerintah Nigeria mengatakan bahwa penerbangan penyelamatan akan berlanjut selama diperlukan dan memperkirakan bahwa sekitar 5.500 warga Nigeria akan diterbangkan pulang dari Libya. Demikian seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya