Berita

Jet tempur AS/Press TV

Global

Meski Kalah Di Irak Dan Suriah, Ideologi ISIS Masih Mengkhawatirkan

SELASA, 02 JANUARI 2018 | 14:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ideologi represif kelompok militan ISIS masih berlanjut dan mengkhawatirkan meski tidak lagi menduduki wilayah di Irak dan Suriah.

"Ideologi represif mereka terus berlanjut. Kondisi tetap ada bagi Daesh (ISIS) untuk kembali, dan hanya melalui koalisi dan upaya internasional kekalahan bisa menjadi permanen," kata Letnan Jenderal Angkatan Darat Paul Funk, yang bertanggung jawab atas koalisi melawan ISIS awal pekan ini seperti dimuat Press TV.

Funk mengklaim bahwa kekuatan koalisi bertanggung jawab untuk merebut kembali 65.000 mil persegi tanah dari kelompok teroris.


Koalisi yang dipimpin Amerika Serikat terhadap 68 negara telah melakukan serangan udara terhadap target ISIS di Suriah sejak September 2014 lalu tanpa ada otorisasi dari pemerintah Damaskus atau sebuah mandat PBB. Serangan udara semacam itu dimulai di Irak pada bulan Agustus di tahun yang sama. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya