Berita

Prototipe drone/CNA

Global

Kepolisian Singapura Bersiap Gunakan Drone Khusus Pantau Keamanan

SENIN, 01 JANUARI 2018 | 13:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepolisian Singapura (SPF) menambah armada barunya dengan melibatkan kendaraan tak berawak (UAV) tanpa awak dilengkapi dengan fitur baru seperti blinker merah dan biru, lampu sorot dan sistem peringatan audio.

UAV diresmikan jelang akhir pekan kemarin di Divisi Kepolisian Tanglin, sebagai bagian dari sebuah showcase yang menyoroti perangkat keras yang digunakan selama perayaan Tahun Baru.

Sejak 2016, polisi telah menguji UAV untuk manajemen lalu lintas dan pemantauan kerumunan orang. UAV pertama kali digunakan untuk mengawasi perayaan tahun baru di Marina Bay.


"Prototipe ini adalah hasil kolaborasi erat antara polisi dan mitra industri terkait untuk membangun aset UAV kami yang dapat digunakan untuk operasi polisi yang berbeda," kata seorang juru bicara seperti dimuat Channel News Asia.

Pesawat tak berawak yang membutuhkan waktu beberapa bulan untuk dikembangkan, dapat digunakan selama operasi pencarian dan penyelamatan, situasi penyanderaan dan insiden ketertiban umum.

Selain lampu sorot, drone ini juga didesain agar petugas pemantau bisa berkomunikasi dengan masyarakat melalui sistem peringatan audio, yang bisa mengeluarkan sirene yang keras dan memutar pesan yang telah direkam sebelumnya. Pesan audio bisa didengar dari jarak sejauh 100 meter.

Pesawat tak berawak 12 kilogram tersebut bisa bertahan di udara sekitar 20 menit sebelum baterai diganti. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya