Berita

Vladimir Putin/CNA

Global

Putin: Militan Bersenjata Bisa Dieksekusi Di Tempat

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 09:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa penjahat bersenjata dapat dieksekusi di tempat.

Pernyataan itu dikeluarkan Putin pasca ledakan yang terjadi di sebuah supermarket di Saint Petersburg di mana 14 orang terluka. Putin mengatakan bahwa tindakan tersebut adalah teror.

"Seperti yang Anda tahu, sebuah tindakan teror terjadi di Saint Petersburg kemarin," kata Putin berbicara dalam sebuah upacara untuk memberi penghargaan kepada para perwira yang ikut dalam kampanye Suriah Rusia (Kamis, 28/12) seperti dimuat Channel News Asia.


Putin menegaskan bahwa dia telah memerintahkan dinas keamanan nasional untuk bertindak tegas dan "melumpuhkan bandit di tempat" jika militan bersenjata melakukan perlawanan.

Juru bicara Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa pemimpin Rusia tersebut merujuk pada semua orang yang memiliki rencana untuk melakukan tindakan teror di Rusia. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya