Berita

Lorde/Net

Global

Batal Manggung Di Tel Aviv, Dubes Israel Minta Bertemu Lorde

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 18:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Duta Besar Israel untuk Selandia Baru, Itzhak Gerberg minta bertemu dengan bintang pop Lorde setelah penyanyi tersebut membatalkan jadwal pertunjukannya di Tel Aviv.

Keputusannya muncul di tengah seruan dari aktivis pro-Palestina untuk menghindari Israel karena masih diliputi dengan demonstrasi dengan warga Palestina.

Dalam sebuah surat pulik seperti dimuat ABC News, Gerberg mengatakan bahwa sangat disesalkan konser tersebut dibatalkan dan langkah Lorde dianggap sebagai bentuk pemboikotan dan mewakili permusuhan serta intoleransi.


"Saya mengundang Anda untuk bertemu saya secara pribadi untuk membahas Israel, pencapaian dan perannya sebagai satu-satunya demokrasi di Timur Tengah," kata Gerberg di halaman Facebook Kedutaan Besar Israel.

Perwakilan Lorde tidak segera menanggapi hal tersebut atau apakah dia berencana untuk bertemu dengan duta besar tersebut atau tidak.

Lorde sendiri sedianya dijadwalkan untuk tampil di Tel Aviv pada Juni tahun depan sebagai bagian dari tur global untuk mempromosikan albumnya.

Sejumlah pihak dan aktivis mendesaknya untuk membatalkan pertunjukan tersebut dan meminta dalam sebuah surat terbuka pada tanggal 21 Desember agar Lorde menarik diri sebagai bagian dari pemboikotan untuk menentang pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

"Bermain di Tel Aviv akan terlihat memberi dukungan pada kebijakan Pemerintah Israel, bahkan jika Anda tidak memberikan komentar mengenai situasi politik," begitu bunyi seruan aktivis.

"Kami percaya bahwa boikot ekonomi, intelektual dan artistik adalah cara yang efektif untuk berbicara," bunyi seruan yang sama. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya