Berita

Serangan di St. Petersburg/RT

Global

Putin: Ledakan Di St. Petersburg Adalah Aksi Terorisme

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 15:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa ledakan yang terjadi pada Rabu (27/12) di sebuah toko di St. Petersburg adalah serangan teroris.

Dalam serangan tersebut, 13 orang luka ketika sebuah alat peledak improvisasi meledak di supermarket yang sibuk.

Wakil Gubernur kota Anna Mityanina menyebut bahwa hingga hari ini (Kamis, 28/12), enam orang masih berada di rumah sakit.


Ledakan tersebut, setara dengan 200 gram TNT, disebabkan oleh alat peledak buatan sendiri yang penuh dengan fragmen mematikan. Investigasi terkait ledakan tersebut sedang dilakukan.

Putin memberi petugas penegak hukum agar melakukan tindakan tegas dan tidak mengambil tawanan jika tersangka teroris melawan dan mengancam kehidupan petugas polisi.

"Anda tahu bahwa serangan teroris dilakukan kemarin di St. Petersburg. Baru-baru ini, FSB (Federal Security Service) menggagalkan upaya lain untuk melakukan tindakan terorisme. Dan apa yang akan terjadi jika ribuan (teroris) yang baru saja saya sebutkan, kembali (ke Rusia), terlatih dan dipersenjatai?" kata Putin seperti dimuat Russia Today.

"Saya telah menginstruksikan direktur Dinas Keamanan Federal untuk bertindak dalam kerangka hukum selama penahanan (tersangka teroris). Tetapi jika ada ancaman terhadap kehidupan dan kesehatan petugas polisi, petugas kami harus bertindak tegas, tidak mengambil narapidana, bunuh penyerang di tempat," tegasnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya