Berita

Trump/Net

Global

Setelah Keputusan Soal Yerusalem, AS Bersiap Pangkas Anggaran Untuk PBB

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 14:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setelah pengumuman baru-baru ini oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan rencana untuk menggeser kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem, pemerintah Amerika Serikat sekarang bergerak untuk secara drastis memangkas kontribusi terhadap anggaran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ketetapan Washington menjadi jelas ketika perwakilan permanen Amerika Serikat untuk PBB, Duta Besar Nikki Haley, mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa AS telah berhasil mencapai pemotongan melebihi 285 juta dolar AS, yang berpuncak pada sebuah kesepakatan yang akan mematok anggaran PBB untuk 2018-19 menjadi 5,4 milyar dolar AS.

"Kami tidak akan lagi membiarkan kemurahan hati rakyat Amerika dimanfaatkan atau tetap tidak terkendali," kata Haley seperti dimuat Channel News Asia.


"Anda dapat yakin bahwa kita akan terus mencari cara untuk meningkatkan efisiensi PBB sambil melindungi kepentingan," sambungnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya