Berita

Yerusalem/Net

Dunia

Hamas: AS Tawarkan Palestina Abu Dis Untuk Jadi Ibukota Masa Depan

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 11:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Hamas Ismail Haniya mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menawarkan kepada pemerintah Otoritas Palestina sebuah daerah pinggiran Yerusalem, Abu Dis, sebagai alternatif bagi Yerusalem Timur untuk ibukota sebuah negara Palestina masa depan.

Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin klan Palestina di Jalur Gaza pada hari Selasa (26/12), Haniya memberi label keputusan Presiden Donald Trump baru-baru ini untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel sebuah tipuan untuk menghancurkan tujuan Palestina sesuai dengan kesepakatan yang disebut abad ini.

"Amerika Serikat masih menawarkan kesepakatan dan terus berada di pihak Otoritas Palestina (PA) dengan cara apa pun, untuk memberi mereka modal atau entitas di daerah Abu Dis, jauh dari Yerusalem, dengan jembatan yang menghubungkan ke Masjid al-Aqsa memungkinkan untuk kebebasan sholat," katanya seperti dimuat Al Jazeera.


Haniya mengatakan beberapa pasukan regional berusaha untuk membagi Tepi Barat menjadi tiga bagian, selain menciptakan entitas politik di Jalur Gaza dengan kekuatan penguasaannya sendiri. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya