Berita

Emirates/BBC

Global

Tunisia Larang Penerbangan Maskapai Emirates Mendarat

SENIN, 25 DESEMBER 2017 | 05:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tunisia melarang maskapai Emirates mendarat di ibukota Tunis setelah sejumlah wanita Tunisia dicegah untuk menaiki pesawatnya akhir pekan ini.

Langkah tersebut dilakukan di tengah kemarahan yang meluas di Tunisia, dengan kelompok hak asasi manusia mengutuk tindakan "rasis dan diskriminatif".

Kementerian Transportasi Tunisia mengatakan bahwa tindakan tersebut akan tetap berlaku sampai Emirates dapat mengoperasikan penerbangan sesuai dengan hukum dan kesepakatan internasional.


Memanggapi hal tersebut, Uni Emirat Arab (UAE) yang merupakan negara asal maskapai Emirates mengatakan bahwa ada informasi keamanan yang menyebabkan sejumlah wanita Tunisia dilarang naik penerbangan tersebut.

"Kami menghubungi saudara Tunisia kami mengenai informasi keamanan yang mengharuskan dilakukannya prosedur khusus," kata Menteri Luar Negeri Emirati Anwar Gargash di Twitter seperti dimuat BBC.

"Kami sangat menghargai wanita Tunisia dan menghormati mereka," tambahnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya