Berita

Brian dan Evalia saat menikah/BBC

Global

Pria Yang Menikah Di Dinding Perbatasan AS-Meksiko Ternyata Penyelundup Heroin

SABTU, 23 DESEMBER 2017 | 09:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Seorang pria Amerika Serikat yang menikahi tunangannya asal Meksiko di perbatasan kedua negara bulan lalu ternyata adalah penyelundup heroin yang dihukum.

Dimuat BBC akhir pekan ini, pemeriksaan latar belakang gagal mengungkapkan bahwa Brian Houston sedang menunggu hukuman di San Diego pada saat itu, dan Patroli Perbatasan Amerika Serikat menyetujui acara tersebut.

Pernikahan tersebut merupakan bagian dari acara "Door of Hope" yang memungkinkan pertemuan antar orang tidak diperbolehkan untuk menyeberang.


BBC dan media lainnya melaporkan pernikahan yang tidak biasa itu.

Joshua Wilson, dari sebuah organisasi yang mewakili penjaga perbatasan di San Diego, mengatakan kepada San Diego Union-Tribune bahwa agen-agen kecewa ketika mengetahui latar belakang sang mempelai pria.

"Mereka merasa seperti dimanfaatkan, merasa seperti ditipu," katanya.

"Ternyata kami menyediakan keamanan bersenjata untuk pernikahan kartel," sambungnya.

Sebelumnya diketahui bahwa Houston, yang berasal dari San Diego, menandatangani dokumen resmi Meksiko dengan Evelia Reyes dari Meksiko, menjadikan mereka suami dan istri.

"Ini adalah pernyataan bahwa cinta tidak memiliki batas," kata Houston sesudahnya.

Dia ditangkap pada bulan Februari di perbatasan lain setelah polisi menemukan 19,5 kg heroin, 21kg methamphetamine dan 19,5 kg kokain di mobilnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya