Berita

Polisi Zambia/Net

Global

Diprotes Publik, Kepolisian Zambia Batal Pekerjaan Delapan Warga China

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 11:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan kepolisian Zambia membatalkan rencana untuk mempekerjakan delapan warga negara China. Pembatalan dilakukan hampir 24 jam setelah meluncurkan skema tersebut.

Pembatalan dilakukan menyusul sebuah demonstrasi publik.

Mulanya, polisi Zambia hendak memaasukkan cadangan baru yang ditugaskan di ibukota, Lusaka dengan melibatkan personil dari China.


Namun keputusan tersebut membuat kemarahan meluas, terutama mengingat keputusan yang diambil awal tahun ini yang melarang petugas polisi menikahi orang asing karena alasan keamanan.

Dickson Jere, seorang pengacara dan mantan juru bicara kepresidenan, mengatakan bahwa konstitusi jelas mengenai masalah tersebut.

"Ketika kita melihat seragam polisi, itu menandakan identitas kita, ini menandakan kedaulatan kita," kata Jere.

"Bagaimana kita bisa melihat seorang perwira polisi dan memberi hormat kepada warga negara China di negara kita sendiri?" sambungnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya