Berita

Swafoto Miss Irak dan Miss Israel/CNN

Global

Swafoto Miss Irak Dan Miss Israel Berbuntut Panjang

SELASA, 19 DESEMBER 2017 | 09:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hampir sebulan yang lalu, Sarah Idan berlenggang mwakili Irak dalam kontes Miss Universe 2017. Ini adalah pertama kalinya dalam 45 tahun terakhir Irak memiliki seorang kontestan dalam kontes kecantikan tersebut.

Idan sangat berbahagia pada waktu itu karena dapat mewakili negaranya.

"Saya berada di awan ke-sembilan, saya telah memimpikannya selama ini," kata penyanyi dan penulis lagu berusia 27 tahun tersebut pada saat itu.


Namun semua kebahagiaan itu sirna karena sebuah swafoto yang dilakukannya dengan perwakilan dari Israel dalam ajang yang sama, Adar Gandelsman.

Keduanya melakukan swafoto selama pemotretan pra-kontes di Las Vegas.

"Saya bilang 'mari kita berfoto jadi orang kita bisa melihat kita tidak punya masalah dan kita sebenarnya duta untuk perdamaian," kata Idan pada saat itu.

Dalam keterangannya, dia menulis "Peace and Love From Miss Iraq and Miss Israel".

Swafoto tersebut seketika viral di dunia maya. Namun reaksi yang datang tidak seperti yang dibayangkan.

Enam hari sebelum kontes berlangsung, dia terbangun karena ada ancaman dari organisasi Miss Irak, yang memperingatkannya untuk menurunkan foto tersebut atau dia akan kehilangan gelar tersebut.

Sementara ada ancaman dari pihak lain yang membahayakan nyawanya dan keluarganya.

Dia segera menghubungi keluarganya yang tinggal di Irak dan menyuruh mereka pergi dari rumah.

"Saya terbangun dengan panggilan dari keluarga saya dan Organisasi Miss Irak menjadi gila. Ancaman kematian yang saya dapatkan online sangat menyeramkan," kata Idan seperti dimuat CNN awal pekan ini.

Sehari setelah dia memposting swafoto dengan Miss Israel, dia memposting foto yang berisi keterangan bahwa dia tidak mendukung pemerintah Israel atau kebijakannya di Timur Tengah, dan meminta maaf atas siapapun yang menganggapnya sebagai serangan terhadap kepentingan Palestina.

Irak dan Israel sendiri tidak memiliki hubungan diplomatik formal, sehingga swafoto tersebut menimbulkan kecaman internasional.

Idan tidak berbicara dengan media tentang kontroversi tersebut hingga kedua orang tuanya dan keluarganya yang lain  diam-diam meninggalkan Irak.

"Orang-orang di Irak mengenal keluarga saya, mereka segera tahu siapa mereka. Dan mereka mendapatkan ancaman pembunuhan," sambungnya,

Idan sendiri diketahui memiliki kewarganegaraan ganda yakni Irak dan Amerika Serikat.

Beberapa hari sebelum kontes Miss Universe, Idan, yang didampingi oleh perancang Oday Shakar, mengatakan bahwa dia merasa marah dengan dampak dari swafoto dan dipaksa mengenakan pakaian renang yang lebih sederhana dalam kompetisi di televisi.

Dia mengatakan bahwa penyelenggara Miss Universe menghapus semua foto bikini dari web. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya