Berita

Foto: RMOL

Politik

OSO: Tidak Ada Kebangkitan DPD RI Tanpa Peran Pers

MINGGU, 17 DESEMBER 2017 | 23:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Untuk pertama kalinya di tahun 2017, Dewan Perwakilan Daerah RI atau DPD RI menggelar Press Gathering.

Silaturahmi dengan media massa sekaligus dalam rangka refleksi akhir tahun 2017, berlangsung dari hari ini sampai Selasa (19/12) di Hotel Griya Persada, Bandungan, Jawa Tengah. Dalam acara ini hadir puluhan Anggota DPD RI dan perwakilan dari 30 media massa.

Ketua DPD RI, Oesman Sapta atau biasa disapa OSO, hadir dan membuka langsung kegiatan. Hadir pula Sekjen MPR RI yang sementara menjadi pelaksana tugas Sekjen DPD RI, Maruf Cahyono.


OSO mengakui bahwa acara ini digagas mendadak, tepatnya baru baru tujuh hari lalu.

"Tujuh hari lalu baru direncanakan press gathering dan dipilihlah Jawa Tengah sebagai tuan rumah," kata OSO.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, press gathering malam ini menandakan kebangkitan DPD RI di tengah perjuangannya menyamakan "derajat" dengan DPR RI.

"Kebangkitan DPD tidak akan ada kalau pers tidak terlibat," ujarnya.

Ia tegaskan bahwa DPD RI sangat mempercayai pers nasional. Media massa memegang peran vital untuk menyebar informasi yang dipercaya masyarakat.

Dalam konteks kepentingan DPD RI, ia sangat berharap pers dapat menyuarakan secara tulus, ikhlas dan jujur tentang keberadaan, kewenangan, dan harapan daerah terhadap DPD RI dan tentang keterwakilan daerah di lembaga tersebut.

"Kemakmuran itu ada kalau masyarakat daerah makmur. Kita semua berasal daerah, jadi jangan sombong," sambungnya.

OSO percaya media massa dapat menangkap sinyal tersebut. Perjuangan DPD RI menyuarakan kepentingan daerah masing-masing tidak berguna kalau pers tidak menyuarakan.

"Press gathering ini harapan terakhir DPD. Kami ingin sinyal ini disampaikan ke seluruh tanah air. Hanya dengan media kita berharap, karena kepanjangan tangan DPD belum maksimal, antara anggota DPD dengan pejabat daerah masih belum nyambung. Masih banyak perbedaan," ungkap OSO.

Dia mengajak semua anggota DPD berkonsentrasi di tahun depan untuk tidak lagi melakukan pemborosan yang tidak membuahkan realisasi janji-janji politik.

"Kita harus mampu dan berani bekerjasama dengan daerah. Bagaimana kalau kita sendiri maju tapi daerah tidak mengalami? Ini bisa dipecahkan lewat media. Saya yakin kawan-kawan DPD tulus berjuang bukan untuk pribadi tapi kepentingan orang daerah," ucapnya.

Meski begitu, OSO berterimakasih kepada seluruh anggota DPD RI karena dalam setahun ini banyak tanda kehidupan dan kebangkitan moral yang bisa meningkatkan perjuangan lembaga tersebut.

"Tanpa daerah tidak ada nasional," tegasnya. [ald]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya