Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Perhimpunan Indonesia Tionghoa Gelar Seminar Dengan Tokoh Muslim

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 13:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) menggelar seminar dan diskusi mengenai Prospek Indonesia di Tahun 2018 pekan ini.

Ketua Umum INTI Teddy Sugianto menuturkan, INTI merupakan organisasi masyarakat Tionghoa di Indonesia yang didirikan sejak April 1999. Ia menjelaskan INTI merupakan organisasi yang bersifat inklusif yang berperan untuk ikut serta dalam proses pembangunan Indonesia. Termasuk ikut merajut tali persatuan bangsa antar sesama etnis dan agama yang ada di Indonesia.

"Kita ini adalah bagian dari Indonesia. Tentu kita bertanggungjawab untuk ikut serta membantu pemerintahan dalam pembangunan-pembangunan baik secara sosial dan ekonomi," kata Teddy dalam sambutan di acara seminar Prospek Indonesia 2018 di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12) seperti keterangan yang diterima redaksi.


Teddy mengatakan bahwa untuk mewujudkan itu semua tentu dari berbagai etnis dan agama yang ada ini perlu bersatu mengukuhkan niat untuk memperbaiki dan membangun bangsa Indonesia agar lebih maju.

Teddy juga menyatakan bahwa INTI sedang mencoba untuk bisa tampil secara inklusif di tengah kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Seperti membuat program-program pembangunan sosial dan ekonomi melalui yayasan-yayasan yang dikelola oleh perhimpunan INTI.

"Kita sudah siapkan beberapa program pembangunan melalui beberapa yayasan kami," ujar Teddy.

Selain itu, Teddy juga berharap, dalam kancah politik pemerintah dapat memberikan celah untuk etnis Tionghoa bisa tampil dan masuk dalam struktur pemerintahan.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin dan Rizal Ramli. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya