Malang bukan hanya dikenal sebagai tujuan wisata dan kuliner tetapi juga untuk mengenyam pendidikan.
Saat ini Malang menjadi salah satu destinasi pendidikan terbaik di Indonesia layaknya Jogjakarta, Surabaya, dan Semarang.
Ragam etnis dan kekayaan budaya yang dimiliki Malang telah banyak dikenal di pelosok Nusantara bahkan dunia. Dari beberapa kesenian yang berkembang di masyarakat, salah satu yang sangat digemari dan masih dilestarikan adalah kesenian Bantengan. Kesenian ini masih banyak digelar di kampung-kampung, baik ketika ada acara tertentu maupun hanya sekadar pertunjukan hiburan.
"Sebagai bentuk kepedulian dan pelestarian budaya Malang dalam rangka perayaan ulang tahun ke empat PT PP Properti Tbk (PPRO) pentas grup kesenian Bantengan Macan Loreng asal Desa Jetis, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang menjadi pembuka acara Begawan Digital Day PPRO," jelas Project Director Begawan Apartment PPRO Bagus Febru Saptono kepada awak media, Kamis (14/12).
Menurutnya, arus teknologi digital mengalir deras bukan berarti akar seni budaya dan kearifan lokal yang ada tidak dipertahankan.
"Menyandingkan seni Bantengan dan kemajuan teknologi digital di Begawan Digital Day merupakan wujud rasa syukur Begawan Apartment. Langkah dan kiprah PPRO selama kurun waktu empat tahun di bisnis properti direspon sangat baik oleh masyarakat Indonesia, utamanya di Malang," terang Bagus.
Dalam gelaran itu, PPRO melibatkan empat universitas yang ada di Jawa Timur dan punya karya teknologi, diantaranya Institus Teknologi Surabaya, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang dan Politeknik Malang.
"Kami berharap Begawan Digital Day ini bisa memberikan inspirasi dan motivasi pada generasi muda Malang untuk mampu menguasai teknologi," kata Bagus.
Dia menambahkan acara yang berlangsung di Site Begawan Apartment sengaja membidik kalangan muda dan mahasiswa sesuai dengan konsep yang diusung yakni student premium apartment. Rangkaian acara yang disuguhkan berupa digital experience seperti virtual reality, 180' matrix digital photo, digital expo knowledge, tropical jungle, futuristic diantri para pengunjung yang ingin merasakan sensasi petualangan digital.
"Penguasaan teknologi digital mutlak tetapi pengenalan teknologi ini di tengah-tengah masyarakat sangatlah penting. Dalam industri properti, teknologi digital saat ini merupakan elemen penting yang dapat diperhitungkan untuk meningkatkan pemasaran produk, bahkan untuk produk properti tak terkecuali di produk-produk karya PPRO," papar Galih Saksono selaku direktur realti PPRO.
Perayaan HUT ke-4 PPRO yang digelar 12 Desember kemarin mengusung tema 7 Wonders. Tema itu diwujudkan dengan serangkaian pelaksanaan kegiatan groundbreaking dan soft launching yang dilaksanakan bersamaan dengan proyek-proyek PPRO lainnya di lima kota besar yakni Bekasi, Bandung, Surabaya, Malang, dan Lombok.
[wah]