Berita

Hari Nusantara 2017/RMOL

Nusantara

KSAL: Laut Indonesia Makin Luas, Semua Harus Mampu Mengamankan

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 20:24 WIB | LAPORAN:

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan poros maritim di tiga tahun pemerintahan Joko Widodo capaiannya positif.

"Kita bisa lihat pembangunan pertahanan yang sudah tampak dalam melanjutkan program kekuatan pokok minimum (Minimum Essential Force/MEF) yang ditentukan pada pemerintahan sebelumnya, kemudian dilanjutkan oleh Presiden Jokowi," katanya saat di acara puncak Hari Nusantara 2017 di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Rabu (13/12).

Bagi TNI AL, program Angkatan Laut dalam pembangunan kekuatan sudah terpenuhi. Artinya, kata Laksanama Ade, pihaknya mampu melaksanakan tugas-tugas yang diamanahkan dalam implementasi poros maritim dunia yang dicanangkan Presiden Jokowi.


"Luas wilayah laut Indonesia bertambah. Untuk itu, semua pihak harus mampu mengamankan luas wilayah tersebut dan mengelola laut untuk kesejahteraan masyarakat pesisir. Kita harus terus tingkatkan kecintaan kita pada budaya bahari yang akan bermuara pada kesjahteraan industri laut, khususnya nelayan," tegas Laksamana Ade.
     
Hari ini,  TNI Angkatan Laut akan memamerkan kekuatan Alutsista dengan mengerahkan 11 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), sekaligus mendemonstrasikan kemampuan para prajurit  dengan menyimulasikan  penyelamatan korban kecelakaan di laut dan demonstrasi terjun payung oleh para prajurit dari pasukan elite TNI AL.

Ke-11 unsur KRI yan terlibat pada Peringatan Hari Nusantara 2017, yaitu KRI Sidat-851, KRI KRI Tatihu-853, KRI Pari-849, KRI Terapang-648, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Teluk Celukan Bawang-532, KRI Celurit-641, KRI Kujang-642, KRI Cakalang-852, KRI Kurau-856, KRI Banjarmasin-592, KAL COBRA, dan Patkamla Gebang. Tidak ketinggalan TNI AL juga melibatkan unsur udaranya dengan mengerahkan 2 Cassa, 2 Helly Bell, serta 1 Helly BO dari jajaran Penerbangan Angkatan Laut.
 
Selain unsur TNI AL juga melibatkan kapal-kapal dari instansi maritim lainnya yakni Kapal KN 4801 dari Bakamla  RI, Kapal Pol Air, Kapal Bea Cukai, Kapal KKP, Kapal SAR, Kapal Navigasi  Dirjen Hubla  dan Kapal Nelayan Setempat sejumlah kurang lebih 100 kapal. Dalam kegiatan ini, TNI AL juga mengerahkan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Marinir yang didirikan guna menggelar bakti sosial kesehatan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Cirebon. Tidak ketinggalan, TNI AL juga ikut serta pada Pameran Hari Nusantara, dengan mengerahkan dua unit Truk Pameran Portable  yang akan menyosialisasikan berbagai hal terkait TNI AL dari Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Rangkaian kegiatan Upacara Pokok Hari Nusantara Tahun 2017 dan dilanjutkan dengan demo yang terdiri dari Tarian Topeng Kolosal, Demo Penanggulangan Kecelakaan di laut yang melibatkan Tim SAR gabungan unsur TNI AL dengan unsur Basarnas dan unsur maritim lainnya. Dalam Demo tersebut, juga menampilkan kesigapan Tim Dinas Kesehatan Koarmabar dalam evakuasi dan penanganan korban kecelakaan di laut.

Demo dilanjutkan dengan atraksi Terjun Payung para Prajurit TNI AL serta ditutup dengan Sailling Pass Kapal-kapal TNI AL, unsur maritim dan perahu nelayan. Selanjutnya Pangarmabar meninjau kesiapan Pameran dan kegiatan Bakti sosial.

Hadir dalam acara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo dan Sesmenko Kemenko Kemaritman Agus Purwoto. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya