Berita

Foto/Net

Nusantara

Ormas Yang Demo DWP Di Balaikota Bukan Bang Japar

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 16:22 WIB | LAPORAN:

Organisasi kemasyarakatan Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) tidak mengakui puluhan orang yang berdemo di depan Balaikota Selasa (12/12) merupakan bagian dari Bang Japar.

Koordinator Bang Japar wilayah Jakarta Timur, Musa Marasabessy menjelaskan puluhan orang tersebut telah mencatut nama ormas Bang Japar.

Menurut Musa, Bang Japar merupakan organisasi resmi yang telah terdaftar dalam putusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor AHU - 0011098. AH. 01.07.Tahun 2017 dan terdaftar dalam Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta dengan Surat Keterangan Tercatat (SKT) Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta Nomor 11/Tercatat/VIII/2017 tertanggal 10 Agustus 2017.


Jika Ormas melakukan aksi turun kejalan maka Ketua Umum Bang Japar, Fahira Idris akan ikut dalam barisan.

"Kejadian yang terjadi Selasa, 12 Desember 2017 di depan Balai Agung Pemprov DKI Jakarta bukan dari Bang Japar, hanya mengaku-ngaku Bang Japar. Kalau Bang Japar sudah jelas yang akan hadir langsung Fahira Idris," kata Musa di Jakarta, Rabu (13/12).

Musa kembali menegaskan bahwa pihak-pihak yang mengaku sebagai anggota atau bahkan pengurus Bang Japar merupakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Dia pun meminta aparat keamanan yang bertugas di Balaikota untuk tidak segan-segan menangkap dan melakukan proses hukum terhadap pihak yang menggunakan nama Bang Japar secara sembarangan.

"Saya menyatakan kepada pengamanan dalam Balaikota dan aparat keamanan untuk tidak ragu menangkap atau memproses secara hukum orang yang mengganggu ketertiban dan mengaku-ngaku dari Bang Japar," tutup Musa.

Diketahui, kemarin puluhan orang yang mengaku dari Bang Japar datang ke Balai Kota. Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan acara musik Djakarta Warehouse Project (DWP) yang diselenggarakan pada 15 sampai 16 Desember di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat nanti. [nes]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya