Berita

Sandiaga Uno/Net

Nusantara

Sandiaga Jangan Abaikan Suara Penolak DWP

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 02:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno diimbau tidak mengabaikan masukan atau aspirasi masyarakat ibukota yang menolak penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) yang akan diadakan di Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 15-16 Desember 2017.

Sebab even tahunan yang diselenggarakan Ismaya Group ini mendapat penolakan dari sejumlah LSM dan ormas seperti, Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR ), Gontas, FKDM, Amarta, INFRA, Gemus Betawi, Lembaga Anti Korupsi (LAKRI), Paguyuban Warga Betawi (PWB), dan juga warga Kemayoran.

"Kok Wagub Sandi pernyataannya terus-menerus mendukung DWP ya, ada apa ya? Sebelumnya bilang anaknya kerap hadir di acara DWP, sekarang bilang DWP tak langar aturan dan bisa diizinkan. Mbok ya didengar juga dong aspirasi warganya yang menolak DWP, dan diajak dialog," kata Ketua KATAR, Sugiyanto melalui pesan elektroniknya, Selasa (12/12).


Sugiyanto yang juga mantan Presidium Relawan Anies-Sandi (PRAS) mengaku heran dengan sikap Sandiaga Uno yang tetap pada pendapatnya mendukung penyelenggaran DWP. Padahal acara tahunan yang digelar setiap bulan Desember di JiExpo Kemayoran itu tak lebih hanya acara hura-hura  di diskotik yang dipindah ke ruangan yang lebih luas.

Lebih lanjut Sugiyanto mengatakan bahwa penolakan sejumlah LSM, ormas dan masyarakat karena mengangap kegiatan DWP dapat berdampak negatif kepada generasi muda. Karena kegiatan tersebut tidak sesuai dengan budaya Indonesia, juga rawan penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan hanya mendorong kawula muda menjadi generasi yang hedonis.

"Penolakan masyarakat itu bukan tanpa dasar. Sebab even yang diadakan tiga tahun lalu di Kemayoran telah melukai  masyarakat Kemayoran. Cara wanita berpakaian minim, berprilaku tidak senonoh diluar area dan hal-hal negatif lainnya. Sebaiknya Wagub Sandi bijak dalam bersikap dan berpikir ulang untuk mengizinkan penyelenggaran DWP," tegas Sugiyanto yang juga Ketua Gerakan Oposisi Untuk Anies-Sandi (Gontas).[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya