Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tata Kelola Parkir Jakarta Akan Mundur Jika Kembali Ke Sistem Karcis

SENIN, 11 DESEMBER 2017 | 16:36 WIB | LAPORAN:

Pengelolaan parkir di DKI Jakarta bakal mengalami kemunduran jika sistem yang digunakan kembali kepada penggunaan karcis. Pasalnya sejumlah titik di Jakarta telah memakai sistem pembayaran non tunai melalui mesin terminal parkir elektronik (TPE).

Pengamat Perkotaan Yayat Supriatna dari Universitas Trisakti menilai tata kelola parkir konvensional dengan menggunakan karcis berpotensi pada bocornya pemasukan parkir yang cukup besar.

Menurut Yayat, penggunaan TPE sudah lama dijalankan di Ibukota negara-negara maju. Jakarta sebagai kota metrpolitan semestinya mengikuti perkembangan yang ada terkait sistem pembayaran parkir.


"Saya lebih memilih parkir meter karena kan Jakarta adalah kota metropolitan, kota besar pengelolaan parkir on the street-nya harus bagus," ujar Yayat saat dihubungi wartawan, Senin (11/12).

Yayat menilai jika sistem pembayaran menggunakan karcis, Pemprov tidak bisa memastikan seberapa besar pendapatan yang dihasilkan. Terlebih penggunaan karcis bisa saja di manipulasi dengan mencetak jenis yang sama.

Menurutnya, dibeberapa kasus satu karcis bisa dipakai untuk lima pengendara.

"Ini kan bahaya, kebocoran parkir itu banyak disitu," ujar Yayat.

Lebih lanjut Yayat menjelaskan penggunaan parkir meter sejalan dengan program pemerintah pusat yang sudah memulai penggunaan uang elektronik sebagai pembayaran keperluan lainnya. Selain itu, sistem non tunai, juga menciptakan transparansi dan terhindar kebocoran yang biasa terjadi pada pembayaran dengan karcis atau cash.

Parkir meter yang ada saat ini, sambung Yayat sudah cukup baik dan perlu dikembangkan di beberapa titik perkotaan.

"Kita harus dorong ke arah sana, saya dengar mau dikembangkan di beberapa tempat, saya rasa itu bagus," ujarnya. [nes]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya