Berita

Pesawat Tu-95 Rusia/Net

Dunia

Terbang Dari Biak, Pesawat Pembom Rusia Latihan Perdana Di Pasifik

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 08:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dua pesawat pembom strategis Tu-95 milik Rusia melakukan patroli perdananya di kawasan Pasifik. Dua pesawat pembom yang mampu membawa bom nuklir ini berangkat dari pang­kalan militer Indonesia di Biak, Kamis (7/12).

Misi pesawat Tu-95 Rusia ini dalam rangka kunjungan persahabatan. Penerbangan Tu-95, yang dikenal dengan sebutan 'bears' - 'beruang' dalam patroli perdana ini ber­jalan baik dengan dukungan cuaca cerah.

"Tujuan penerbangan ini untuk melatih pilot yang harus lihai menavigasi di be­lahan bumi selatan. Mereka juga harus cekatan dalam menggunakan panel kendali," terang komandan divisi penerbangan jarak jauh AU Ry­sua Letjen Sergey Kobylash, dikutip media Russia Today, kemarin.


Dua pesawat itu merupa­kan bagian dari empat pesa­wat Rusia yang mendarat di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Se­lasa (5/12). Pesawat pembom Tupolev ini berangkat dari pangkalan udara Ukraina. Perjalanan dari pangkalan yang berada di wilayah timur Amur, Rusia, ini memakan waktu 10 jam, termasuk wak­tu pengisian bahan bakar "mid air" atau saat terbang.

Empat pesawat itu mengangkut 110 personel militer Rusia. Empat pesawat tersebut terdiri dari dua pesawat ang­kut jenis Ilyushin-76/78813 dan Ilyushin -76/78810, serta dua Bomber Tupolev TU-95 MS yang merupakan jenis pe­sawat pengebom strategis ber­mesin turboprop empat yang memiliki panjang 46,2 meter dan sayap 50,10 meter.

Komandan Lanud Manuhua Kolonel PNB Fajar Adriyanto mengungkapkan, keempat pesawat diterima beberapa pejabat TNI AU yang ada di Biak. Kedatangan pesawat Rusia tersebut untuk melak­sanakan misi "Navigasi Exer­cises" atau latihan penentuan kedudukan (position) dan arah perjalanan baik di me­dan sebenarnya atau di peta dan juga untuk wisata alam di Indonesia, khususnya di Biak. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya