Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terus memproses dugaan pelanggaran etik Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov). Setelah memeriksa Setnov akhir November lalu, MKD diagendaÂkan memeriksa pimpinan DPR, kesekjenan, dan pihak terkait.
"Awalnya kami berencana periksa kesekjenan kemarin. Tapi ternyata pihak Kesetjenan dari tadi kami menunggu beliau masih ada rapat pimpinan dan raÂpat konsultasi pengganti Bamus. Jadi terpaksa kami tunda," ujar Wakil Ketua MKD Sarifuddin Sudding.
Novanto menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP di Kemendagri. Bekas Bendahara Umum Partai Golkar ini dijerat setelah lepas dari kasus yang sama lewat sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, September siÂlam. Berikut penuturan lengkap Sekjen Partai Hanura ini;
Dari kesekjenan itu yang diperiksa Plt Sekjen DPR Damayanti? Ya betul, Plt Sekjen. Karena kemarin sudah sore, jadi minta keterangannya ditunda lain kali. Tadinya kami mau agendakan esok harinya. Tapi karena beÂsok kami harus ke Bareskrim untuk kasus lainnya, terpaksa di reschedule lagi.
Apa yang akan ditanyakan kepada Plt Sekjen? Saya kira banyak hal. Keterangan Pak Setya Novanto keÂmarin cukup banyak hal yang disampaikan kepada MKD, dan keterangan itu akan kami konfirÂmasi kepada pihak Kesetjenan. Termasuk katakanlah pada saat Pak Setya Novanto pada hari Minggunya berada di DPR semÂpat Salat Magrib lalu ke Metro TV, lalu kecelakaan.
Hanya itu yang akan ditanÂyakan? Kami juga akan menanyaÂkan terkait posisi Pak Novanto sebagai Ketua DPR, menyangÂkut tugas-tugas beliau sebagai Ketua DPR. Apakah ada tugas Ketua DPR ini yang tidak bisa dilaksanakan oleh pimpinan DPR yang lain? Apakah itu menghambat tugas kedewanan dan seterusnya. Itu akan kami konfirmasi lah. Kan Kesetjenan yang paham soal ini.
Pertayaan ini terkait waÂcana untuk segera mengganti ketua DPR ya? Kami tidak bicara masalah kemungkinan ya. Kami tidak pernah membicarakan soal ini.
Pihak terkait yang akan diperiksa itu siapa? Orang yang menemani Pak Novanto saat kejadian.
Kalau hasil pemeriksaan MKD terhadap Setnov di KPK kemarin apa saja? Saya tidak bisa sampaikan hasil pemeriksaan kemarin.
Setelah Kesetjenan, siapa lagi yang akan diperiksa? Belum tahu ya. Soal itu kita liÂhat nanti saja. Tapi kalau memang sudah tidak ada lagi hal yang perlu di dalami dari keterangan-keterangan pihak Kesetjenan dan pihak terkait, kami akan segera mengambil kesimpulan ketika tidak ada hal yang penting untuk kami konfirmasi ulang kepada Pak Novanto. Termasuk yang menemani Pak Novanto pada malam itu. ***