Berita

Pendukung Evo Morales/Net

Global

Jalan Evo Morales Pegang Jabatan Untuk Periode Keempat Di Bolivia Terbuka Lebar

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 11:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mahkamah Konstitusi Bolivia mengizinkan Presiden Evo Morales untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat berturut-turut pada tahun 2019 mendatang.

Morales sendiri diketahui telah menjabat di kursi nomor satu Bolivia sejak tahun 2006 lalu. Dengan demikian, jika Morales kembali memenangkan pemilihan berikutnya, masa jabatannya akan berakhir pada tahun 2025. Pada saat itu, ia akan telah berkuasa selama 19 tahun.

Pengadilan telah membatalkan hasil referendum yang diadakan tahun lalu, di mana mayoritas rakyat Bolivia menolak usulannya untuk mengubah konstitusi. Konstitusi telah diubah sekali, dengan mengangkat batasan pada Morales untuk mendapatkan jabatan ketiga berturut-turut.


Dikabarkan BBC, para pendukungnya mengatakan bahwa Morales membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengkonsolidasikan program reformasi sosialnya.

Sedangkan oposisi mengatakan bahwa keputusan tersebut adalah sebuah serangan terhadap demokrasi. Oposisi menyebut bahwa hasil referendum Februari 2016 harus dihormati. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya