Berita

Zeng Wei Jian/Net

Politik

Clinical Psychopath Textbook

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 00:46 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

AHOKERS Sakit Jiwa rilis gerakan "permanent campaign". Sekali pun sudah nyata-nyata kalah dua digit (16 persen). Mereka terus caci-maki Anies-Sandi.

Soal kata "pribumi", tim gubernur, Upah Minimum Provinsi (UMP), Anggaran Kolam DPRD, Bunda PAUD dan sebagainya. You named it. They got it all.

Menurut Kolumnist Joe Klein, "The pressure to 'win' the daily news cycle, to control the news" merupakan triger mentalitas dan culture permanent campaign.


Patrick Caddell menuding Presiden Jimmy Carter adalah politisi pertama yang memulai tradisi permanent campaign.

Tradisi ini diteruskan Ronald Reagen, Bush, Clinton, Obama, Hillary dan Trump.

Di Indonesia, fenomena ini dimulai Ahok. Dana besar mengalir buat 'kampanye' booth-booth KTP, sewa polling, iklan, bikin video, while he is in the office.

Fenomena gerakan "permanent campaign" Ahokers bikin ngakak. Salah mulu. Keblinger. Edan. Mereka tuduh Anies-Sandi mark up AC. Ehhh, ketauan itu kerjaan Basuki-DJarot.

Mereka tampilkan apa yang disebut ‘Willful Ignorance’. Sederet contoh kasus denial. Anies dimaki nepotisme karena Ibu Feri (Istri Anies) jadi Bunda PAUD. Lah, Mrs Vero juga Bunda PAUD. Posisi "Bunda PAUD" melekat pada Ibu Gubernur.

Publik menyaksikan mereka mendistorsi fakta, manipulasi dan spin data, rasionalisasi maksa, propaganda hitam, omission of facts dan presenting item out of context.

Jelas, Clinical psychopath displayed by Ahokers. "Psikopat sejati adalah master manipulasi," kata Roman Piso (psychopathy).

Mereka gunakan a large bag of tricks, termasuk ngibul, nyepin dan disinformasi. Their ‘word’ means nothing. Mirip kan dengan kelakuan Ahokers Sakit Jiwa.

Sama seperti psikopath, Ahokers think differently. Jangan mengira psikopat itu cuma orang gila dengan belati. Di buku "Snake In Suits", Dr. Robert D. Hare menyatakan, "many CEOs today, are in fact, psychopath".

Psikopath modern pake android. Gemar sebut diri "zaman now". Dengan keypads, sebar hoax, bikin meme dan fitnah Anies-Sandi.

Menurut psychopathy Roman Piso, "they are no longer 'loners' who work alone. Now, they make use of technology, and are networking with each other."

Semakin mirip Ahokers ya? Bergerombol dan gunakan smartphone.

Minimal, Ahokers Sakit Jiwa masuk kategori "Psychopath by proxy", yaitu mereka yang gravitating towards one political party atau figur Ahok. Psychopath by proxy meniru perilaku pujaannya. Maka tidak heran bila Ahokers senang banget caci-maki dan ngomong "shit-shit" pala loe peyang.

Ciri lain dari pschopath by proxy menurut Dr. Piso adalah "they reject anything that contradicts their beliefs and preconceived notions about their idol".

Nyata-nyata Ahok terbukti menoda agama, tapi dibilang hebat. Dapet nilai WDP tetep dibilang bersih, transparan, profesional.

All in all, ciri klasik true psychopath in politic adalah Pathological liar, Fascist/authoritarian element, No emphaty dan manufacturing issue. Mereka yang menggambarkan Anies-Sandi sebagai rasis dan intoleran adalah contohnya. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya