Berita

Korea Utara/Net

Global

Korut Semakin Kuat Kembangkan Nuklir Pasca Masuk Dalam Daftar Negara Sponsor Terorisme AS

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 11:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara menanggapi langkah Amerika Serikat yang memasukkan kembali Korea Utara ke dalam daftar negara sponsor terorisme awal pekan ini.

Bagi Korea Utara, langkah ini sama dengan menempatan provokasi yang serius.

Dalam keterangan yang dimuat kantor berita pemerintah Korea Utara seperti dimuat Al Jazeera (Rabu, 22/11), disebutkan bahwa menempatkan Korea Utara kembali pada daftar hitam terorisme hanya akan memperkuat tekadnya untuk lebih mengembangkan program senjata nuklir.


"Tentara dan rakyat kita penuh dengan kemarahan dan kemarahan terhadap gangster yang kejam yang berani memasukkan nama negara suci kita dalam daftar terorisme yang menyedihkan ini," begitu bunyi keterangan tersebut.

Beberapa analis mengatakan langkah yang diambil pemerintahan Donald Trump itu tidak akan bisa menghalangi Korea Utara untuk mengejar kemampuan nuklir, dan hanya akan mendorong dialog potensial mengenai de-nuklearisasi lebih jauh lagi.

Amerika Serikat pernah menghapus Korea Utara dari daftar pada tahun 2008 dalam sebuah langkah untuk mencoba dan mempromosikan dialog mengenai program senjatanya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya