Berita

Balaikota Jakarta/Net

Nusantara

Disayangkan Banyak Yang Ngaku Timses Jual Nama Anies-Sandi

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 01:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebulan setelah Anies Baswedan-Sandiaga Uno dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, ditengarai banyak berkeliaran orang-orang yang mengaku sebagai tim sukses maupun orang dekat Anies-Sandi.

Mereka menjanjikan dapat mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan dengan gubernur ataupun wagub, bahkan dikabarkan sampai meminta sesuatu untuk memfasilitasi pertemuan.

Menanggapi hal tersebut, Noval Nur Akbar, anggota Tim Protokoler Sandiaga Uno saat Pilkada lalu, yang dikenal dengan nama "Tim Darat" mengaku kecewa dengan perilaku oknum yang mengatasnamakan orang dekat Anies-Sandi untuk mencari keuntungan pribadi.


"Kami kecewa dengan pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan jabatan Anies-Sandi dengan menjanjikan akan mempertemukan gubernur ataupun wagub kepada pihak tertentu demi meraih kepentingan ekonomi," ujar Noval, Senin (20/11), seperti dilansir dari RMOLJakarta.com.

Noval meminta kepada semua pihak termasuk relawan agar menaati prosedur yang berlaku apabila bila ingin bertemu dengan gubernur dan wagub dengan mengirim surat permohonan audiensi ke bagian penerimaan surat di depan Balaiagung Balaikota DKI.

Nanti akan dijadwalkan sesuai ketersediaan waktu dan disesuaikan dengan tingkat pengambilan kebijakan gubernur dan wagub. Apabila persoalan teknis maupun pelayanan, cukup di kecamatan saja tidak perlu ke Balaikota.

"Sejak Sabtu (18/11) kecamatan telah membuka posko pengaduan warga yang menyangkut masalah-masalah yang dihadapi warga sehingga dapat diselesaikan dengan cepat," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Lerry Oktobony, wakil ketua Tim Darat atau Tim Protokoler Sandiaga Uno saat kampanye Pilkada lalu.

"Kami menyesalkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang merasa bisa mempertemukan pihak-pihak tertentu dengan Gubernur atau Wagub dan meminta imbalan ke pihak-pihak tersebut," kata Lerry.

"Kami saja yang sejak 2,5 tahun yang lalu sudah mendampingi Bang Sandi dan sama-sama berdarah-darah dengan relawan yang lain, tidak pernah memanfaatkan posisi kami untuk mendapatkan sesuatu. Kenapa kemudian tiba-tiba muncul oknum yang mengaku-mengaku tim pemenangan atau orang dekat Anies-Sandi yang berupaya mendapatkan keuntungan pribadi," ungkap Lerry bertanya-tanya.

Lerry meminta agar pihak-pihak tersebut agar segera bertobat dan tidak lagi mengganggu Anies-Sandi yang sedang berkonsentrasi bekerja untuk menata birokrasi dan memperbaiki Jakarta dengan segudang permasalahannya.

"Sebaiknya kita bantu dan kita jaga sama-sama program Anies-Sandi sesuai janji kampanyenya untuk Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya," tutup Lerry. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya