Berita

Rizieq Shihab/Net

Politik

I Miss Rizieq Shihab

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 02:09 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

HABIB Rizieq Shihab is in exile. Sudah cukup lama. I miss him. Dia enggak bisa lagi merasakan dinginnya udara Mega Mendung. Enggak bisa lagi ke Petamburan. Mawar-mawar itu melayu. Debu dan embun mengering. Habib Rizieq Shihab dijadikan target "character assasination".

Dalam buku "Snakes in Suits: When Psychopath Go to Work", Penulis Paul Babiak menyatakan bahwa di fase 4, psikopat menggunakan tehnik "character assasination" to maintain their agenda.

Saya enggak tahu siapa pelaku pembunuhan karakter terhadap Habib Rizieq. Tapi saya tahu, mereka psikopat.


Alih-alih tumbang, Habib Rizieq malah semakin disayang. Pencipta langit dan bumi bersama orang-orang baik.

Menurut International Society for Study of Character Assassination (ISSCA), ada tiga modus pembunuhan karakter.  

Character assasination dilakukan between equals, top-down attacks, authoritarian regimes cracking down on individuals.

Habib Rizieq difitnah, dicaci-maki, dikriminalisasi dengan belasan pasal. Para agents character assasination itu employ mix of open and covert methods.

Habib Rizieq diserang false accusation. Dijerat metode scandalmongering, diasosiasikan dengan negatif event dengan cara-cara kotor. Mereka tanam gosip, misleading half truth, ad hominem, doublespeaks, dan memanipulasi informasi.

Tegar, tegar, tegar-lah Habib kami. Hanya drug-dealers, mucikari, bos-bos under world, pedagang gadis, dan penoda agama yang benci Habib Rizieq Shihab.

I know, emak-emak know, dan semua orang tahu itu. You are not tarnished by their wicked mind. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya